Pembauran Kebangsaan Sebagai Antisipasi Potensi Terjadinya Konflik di Masyarakat

KUALA PEMBUANG –  Mengantisipasi potensi terjadinya konflik diantara masyarakat, dengan mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama, kecamatan , Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta kalangan pemuda di Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah.

“Pembauran Kebangsaan merupakan bagian dari proses pembudayaan Bangsa yang harus dipacu kearah yang positif dan harus dijiwai dengan sikap mawas diri, tenggang rasa, kerukunan serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap kebersamaan dan kesetiakawanan dalam upaya memajukan dan mensejahterakan kehidupan masyarakat, Bangsa, dan Negara,” ujar Kepala Badang Kesbangpol Seruyan, Harta Sima.

Dijelaskannya, pembinaan pembauran kebangsaan merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah bersama masyarakat untuk terciptanya iklim yang kondusif yang memungkinkan adanya perubahan sikap agar menerima kemajemukan masyarakat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sesuai Peraturan menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di daerah, disebut bahwa Pembauran Kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai Ras, Suku, Etnis, melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat Istiadat, seni budaya, pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas Ras, Suku dan Etnis masing-masing dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangnya.

Agar Pembauran Kebangsaan dapat tumbuh dan berkembang dilingkungan masyarakat maka perlu dibentuk suatu wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antar warga masyarakat, dari Provinsi sampai ke tingkat desa atau kelurahan, wadah tersebut disebut Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).

“Sosialisasi Pembauran Kebangsaan sebagai upaya memasyarakatkan program Pembauran Kebangsaan agar dapat dipahami dan dihayati oleh masyarakat secara luas, dilaksanakan melalui Forum Pembauran Kebangsaan tersebut sesuai dengan tingkatannya,” katanya.

“Adapun tujuan dari pada kegiatan tersebut, terjalinnya komunikasi, keharmonisan yang baik diantara masyarakat sebagai sebuah referensi sehingga masyarakat memahami betapa pentingnya FPK dalam suatu daerah baik tingkat kabupaten, kecamatan kelurahan dan desa,” Hartasima menegaskan. Fen/KI-01

Sumber : Kaltengindependen.com

image_pdfimage_print
Updated: Juni 13, 2019 — 10:18 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *