SEJARAH

 

ARTI DAN MAKNA LAMBANG DAERAH SERUYAN

Seruyan 2

Deskripsi Lambang Daerah

  1. Bentuk dasar lambang adalah talawang (perisai) bersegi lima;
  2. Didalam talawang adalah gambar belanga (guci) dan sisi luarnya dilingkari tali tengang berjalin dan terikat erat dengan simpul dasar belanga;
  3. Ditengah belanga adalah gambar rumah betang dengan mandau disebelah kanan dan sumpitan di sebelah kiri yang ditempatkan menyilang diagonal;
  4. Sisi kanan dan sisi kiri rumah betang adalah berurutan gambar sepasang ikan balida serumpun padi dan kapas;
  5. Diatas atap rumah betang adalah gambar garis jurai lima gelombang yang ujung pangkalnya menyentuh bagian ekor ikan;
  6. Diatas jurai lima gelombang adalah gambar bintang bersegi lima;
  7. Dibagian dasar belanga adalah gambar pita motto.

Arti Unsur-Unsur Lambang Daerah

  1. Talawang bersegi lima

adalah senjata suku Dayak yang berfungsi untuk melindungi dan mempertahankan diri dari segala bahaya yang datang. Ini mempunyai makna jiwa kepahlawanan, semangat yang tinggi dan sikap gagah berani menghadapi tantangan dan hambatan.

  1. Belanga dan seutas tali tengang

adalah tempat menyimpan benda-benda pusaka dan tulang arwah leluhur yang melambangkan hidup bersama saling tolong menolong dan menghargai.

  1. Bintang Bersegi Lima

adalah melambangkan nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Mandau dan Sumpitan

adalah senjata tradisional suku Dayak yang melambangkan kesiapsiagaan setiap saat untuk mengahadapi segala tantangan dan hambatan dan gagah berani dalam menegakan kebenaran.

  1. Rumah Betang

adalah rumah adat Kalimantan Tengah yang melambangkan hidup rukun dan damai dalam semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan.

  1. Serumpun Bulir Padi

adalah merupakan bahan makanan pokok rakyat Indonesia yang melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran yang dapat dinikmati merata oleh seluruh rakyat sebagai hasil pembangunan.

  1. Serangkai Kapas

adalah melambangkan kesucian dan semangat juang yang tinggi dalam melakukan pembangunan.

  1. Sepasang Ikan Balida

adalah merupakan potensi andalan Kabupaten Seruyan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa untuk dikelola dan dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat

  1. Motto

Motto Kabupaten Seruyan adalah “Gawi Hatantiring” yang berasal dari bahasa daerah dayak Ngaju yang artinya “Bekerja Bersama-sama”.

Komposisi Warna dan Maknanya

  1. Warna hijau mempunyai makna kesuburan dan ketentraman;
  2. Warna merah mempunyai makna keberanian dan kesatriaan;
  3. Warna putih mempunyai makna kejujuran dan kenyakinan;
  4. Warna biru mempunyai makna keteduhan hati dan kesejukan jiwa;
  5. Warna kuning mempunyai makna sumber daya alam dan kemakmuran;
  6. Warna hitam mempunyai makna keteguhan dan karakter yang kuat.

Lambang Daerah Kabupaten Seruyan dituangkan dalam Peraturan daerah Kabupaten Seruyan Tahun 2 Tahun 2003 Tentang Penetapan Lambang Daerah dan Hari Jadi Kabpaten Seruyan. Adapun Hari Jadi Kabupaten Seruyan diperingati pada 5 Agustus setiap tahunnya.

 
image_pdfimage_print